Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Reflection

When God Answers

Refleksi perjalanan kehidupan Tahun 2018 Saya membuka sharing saya tentang tahun 2018 pada devosi pagi ini di kantor dengan “Tahun 2018 adalah tahun ketika Tuhan menjawab doa dan apa yang saya usahakan selama bertahun-tahun”: Saya bisa kembali ke Timor dan bisa mengendarai sepeda motor. Saya menduga, anda sedang tersenyum keheranan membaca bagian ke dua. J Sejak proses perekrutan, pelatihan hingga magang untuk pekerjaan saya saat ini, saya berdoa untuk ditempatkan di Pulau Timor. Jawaban yang saya dapatkan adalah nanti dulu. Saya ditempatkan di Maumere-Sikka hingga 2.4 tahun kemudian. Selama masa itu, saya masih terus berdoa untuk hal yang sama. Tuhan menjawab doa itu Bulan Desember 2017. Tahun 2018, saya kembali ke Timor. Saya tinggal bersama orang tua, makan masakan Mama setiap hari dan menikmati keheranan diwajah beberapa orang ketika saya memperkenalkan diri sebagai Orang Timor. Ketika di Maumere, bahkan sejak saya SD, saya pelanggan setia transportasi umum. Ojek, be...

Stop Body Shaming People

"Saya mau kurus" Ungkap J (Laki-laki, 8 tahun) pada tantenya dipagi itu. Malam sebelumnya, beberapa orang mengatakan bahwa J berbadan besar. Tidak hanya malam itu, hari-hari sebelumnya J juga mendapat pernyataan itu. Saya mengenal J sejak pertama kali pindah ke kota ini sebagai anak yang enerjik, periang dan supel. Bagi saya, J adalah antitesis saya. Selain 3 sifat J diatas, beberapa hal juga saling berkebalikan. Saya dulu mengerjakan PR dengan sukarela. Perlu usaha keras agar J mengerjakan PR. Saya dulu duduk manis di kelas. Perlu upaya agar J duduk diam di kelas. Selain 3 sifat diatas, cara belajar kamipun berbeda. Cerita tentang J dari Tante-nya yang adalah sister-from-another-family saya selalu membuat tertawa sekaligus kagum dengan kehidupan yang bebas dan ceria itu. Namun tidak dengan cerita tentang keinginannya untuk kurus itu. Seorang anak yang enerjik, periang, supel serta cenderung 'malas tahu' (re: 'malas tahu' tidak selalu berarti...

Have I Done My Best?

"Jika anda bekerja untuk orang tua, anda selamatkan hari ini. Jika anda bekerja untuk anak muda, anda selamatkan hari esok. Jika anda bekerja untuk anak-anak, anda selamatkan masa depan." Kalimat yang membakar semangat sekaligus membuat saya berpikir ini disampaikan oleh manager saya pada acara Birthday Bounce Back (Perayaan Hari Ulang Tahun Anak) di sebuah desa layanan kami. Wow! Pekerjaan ini saya nikmati, saya sukai, menyelamatkan masa depan pula. Saya adalah seorang perempuan dengan pekerjaan yang dapat menyelamatkan masa depan. Yah walaupun ketika pulang kampung lebih sering ditanya 'kapan menikah' daripada 'bagaimana dengan kerjaannya'. Bekerja untuk anak-anak dalam konteks pekerjaan saya adalah memberdayakan orang tua, pemerintah desa, masyarakat serta anak itu sendiri untuk bersama memperjuangkan kesejahteraan anak. Berjuang tidak lagi dengan bambu runcing tapi lebih kepada membangun kesadaran bersama serta peningkatan kapasitas ...

Keputusan

Saya percaya bahwa dalam hidup ini segala sesuatu ada 'musim'-nya yang mana saya berproses untuk bertumbuh melalui segala yang terjadi pada 'musim' tersebut. Pada musim penghujan, saya belajar bahwa jika saya tidak menggunakan sepatu dengan bahan tertentu maka sepatu-sepatu saya akan cepat rusak. Pada musim kemarau, saya belajar bahwa langit sangat cerah dan sunset sangat indah sehingga ini adalah waktu yang bagus untuk ke pantai. Pada musim buah Alpukat, jangan pesan Jus Mangga di tempat makan karena biasanya tidak tersedia. Musim selalu berganti. Dinamis. Setiap musim ada waktunya. Ada waktu musim penghujan, musim kemarau, musim Alpukat dan musim lainnya. Ada waktu saya harus menggunakan sepatu tahan air, melihat langit yang cerah dan sunset yang indah di pantai, minum Jus Mangga, dan lainnya. Ada waktu saya ketawa lepas karena cerita menghibur dari teman yang lucu. Ada waktu saya memberikan senyum dengan terpaksa karena tidak punya power untuk meng...

Love Will Find the Way

Klise. Mungkin ini kata pertama yang ada dipikiran ketika membaca judul tulisan ini yang juga adalah ungkapan yang mendunia. Percaya atau tidak, saya mengalami ini beberapa bulan yang lalu dan sedang menjalaninya. Suatu hari, handphone saya berdering dalam perjalanan pulang ke kantor setelah memfasilitasi suatu kegiatan di desa. Nomor tidak dikenal muncul dilayar. Karena saya bukan tipe orang yang tidak mau menerima telp dari no tidak dikenal maka saya menerima telp tersebut. Ternyata dari dia yang pernah menyalakan kembang api dihati sekaligus yang pernah meredupnya. Tsah. Kami bicara. Kami menyesal. Kami memaafkan. Kami belajar. Menurut dia, semua orang berhak atas kesempatan kedua. Menurut saya, esensi dari hidup berhubungan dengan orang lain yaitu menerima dan memaafkan. Kami sepakat untuk melanjutkan yang dulu. Saya membaca sebuah artikel menarik di qz.com. " Work at a relationship the way you work at your work. Spend the time. Make the effort." ...

Menempatkan Diri

Masa mid-year reporting hampir selesai. Sambil menunggu feedback dari para specialist , saya ingin berbagi sesuatu disini. Berbagi melalui tulisan yang sudah sangat jarang saya lakukan. Hidup seperti biasa menyenangkan. Sekarang semakin menyenangkan. Akan saya ceritakan melalui tulisan yang berbeda. Selama bekerja, saya menulis 2 Semi-Annual Report dan 2 Annual Report . Menulis report -terutama Annual Report - ini berasa menulis skripsi. Ada revisi dan sebagainya. Awalnya sangat berat. Setelah saya pahami ritme-nya, jadi sangat menyenangkan. Seperti bermain game , setelah memecahkan sebuah soal, ada soal lain yang harus dipecahkan lagi. Hadiahnya kepuasan karena menulis report yang, menurut saya, memuaskan karena dapat mengakomodir semua review dengan data yang lengkap. Walau masih banyak yang perlu dilengkapi dan terus menerus belajar untuk meningkatkan kualitas. Saya menempatkan diri pada dua posisi yang berbeda dalam masa reporting ini. Posisi saya di org...

Mujizat Itu Nyata (?)

Pernyataan dari seorang teman tentang mujizat 5 Roti dan 2 Ikan di Alkitab menyentak saya dipagi itu. Dalam devosi pagi yang dipimpinnya, teman saya itu mengatakan demikian: “ Pada jaman itu, setiap keluarga memiliki kebiasaan membawa makanan mereka sendiri-sendiri sehingga ketika Yesus berdoa bagi 5 roti dan 2 ikan yang dibawakan oleh murid-murid-Nya, tidak dengan serta merta 5 roti dan 2 ikan itu menjadi banyak jumlahnya. Namun, para keluarga lalu berkumpul dengan kelompok yang lain. Ini membuat hubungan menjadi lebih intim sehingga membuat mereka lebih nyaman untuk mengeluarkan bekal makanan mereka yang akhirnya membuat mereka semua mendapatkan makanan dan menjadi kenyang .” Tidak persis seperti ini namun kira-kira begitulah intinya. Saya tercengang. Mujizat 5 roti dan 2 ikan yang sudah saya ketahui sejak di Sekolah Minggu dulu ternyata berbeda. Saya memahami cerita ini sebagai mujizat luar biasa karena dari 5 roti dan 2 ikan saja bisa menjadi sangat banyak bahkan ada...

Who Am I

Who am I To be worry often about the future To question too much about the past To compare my life with the other's. Look at the bird Look at the flower They just live In the way they should be. Fly high Bloom beautifully Without compete with the others. Esti Tanaem Maumere, 12 November 2016

Have You Ever

Have you ever cried so hard till you can’t breathe freely? Have you ever felt so hurt that now you can understand why people commit suicide because of pain? Have you ever waked up painfully that makes you afraid to fall asleep? Have you ever called your parents in tears for the first time in your 10 years away from home told them that you just want to quit everything and go home? She has Today One year ago Another year has passed Where is the pain? Where is the tear? Oh, they have turned into strength that keep her feet walks overcome fear and allow things to pass. Esti Tanaem Maumere, 18 September 2016

Confession

She’s not that beautiful She’s not that smart She’s not that charming She’s not that kind-hearted She’s not that humble She’s not easy to get along with another people She can’t fall in love easily Having many Ex(es) is her dream besides able to fly She cares a little But easy to turn to be a jealous woman For someone she loves to the moon and back If you find your story on her blog means you are her whole world She’s too independent That a friend of her said that men will feel useless around her She’s hard to believe in something So don’t get angry if she asks many times just to make sure She is easy to get bored Because only a little can attract her She’s trying to change But she thinks it’s better to embrace the flaws And being awesome and being the best In her own version Esti Tanaem Maumere, 04 September 2016