Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2012

Twenty Two

Ulang tahun selalu menjadi hari yang saya tunggu-tunggu selain sebagai moment untuk bersyukur atas umur baru juga sebagai pengingat bahwa saya tidak hidup sendiri didunia ini dengan adanya ucapan selamat ulang tahun dari orang tua, saudara, dan teman Waktu masih berumur kepala satu, saya sangat menyukai hadiah dan pada masa itu bagi saya hadiah adalah berupa sebuah benda Saya selalu mengingatkan mama dan papa bahkan sebulan sebelum ulang tahun untuk mempersiapkan hadiah karena merekalah orang yang sudah pasti memberikan hadiah Kemudian berkurang waktunya menjadi seminggu sekali sebelum ulang tahun dan tahun ini, tepatnya hari ini, saya tidak ingin menyinggung tentang hadiah Kalau 2 tahun lalu saya masih dengan beraninya meminta uang untuk membeli sepatu maka sekarang ini rasanya saya sangat sungkan (Mungkin) karena saya telah beranjak dewasa (bukan tua ;)) Walau tahun ini saya merayakan ulang tahun sendiri (dan sejujurnya saya kesepian) tapi tetap berterima kasih untuk s

Bubble Gum

Love and life are like bubble gum The sweet can’t stay forever We can’t forever taste the sweet Suatu saat hambar itu pasti datang Siapa yang menyukai makanan hambar? Tidak seorangpun Tidak ada koki yang berlomba-lomba memasak suatu makanan yang hambar rasanya Everybody likes   something tasteful But it can’t be happened in love and life The more we taste the sweet, the more we taste the tasteless Just be steady! Because the sweet flavor is still good, isn’t it?

Mendua

Do you ever feel bored of something but you just can’t leave it? There will be two consequences First, got something better Second, got something worse Everybody would pray for something better in return But who know what will happen in the next one second? Nobody knows It would be harder if something you have was the greatest one according to the people around you (and you admit it in honest) Just let it flow If it destined to be yours, then it will be

Memberi

Sekali lagi tulisan ini terinspirasi dari khotbah di gereja Temanya adalah “Memberi dari Kekurangan” Yang dijadikan pedoman adalah cerita mengenai seorang janda yang memberi persembahan dari keseluruhan uang yang ia punya Sebenarnya mengenai memberi ini, saya punya pemahaman yang sedikit berbeda yang saya sendiri tidak tahu ini benar atau salah Mungkin suatu saat ketika bertemu dengan seseorang yang ahli dalam hal ini dapat saya tanyakan Saya tidak mau membiasakan diri saya memberikan uang kepada pengemis yang masih terlihat kuat dan mampu untuk bekerja Saya juga tidak mau membiasakan diri memberi kepada pengamen yang bernyanyi asal-asalan Menurut saya ini bukan sekedar masalah memberi saja tapi masalah mental Terutama bagi pengemis dan pengamen yang masih dibawah umur Apakah mereka akan menghabiskan seluruh hidup hanya dengan meminta-minta? Apalagi ditambah kabar bahwa mereka itu terorganisir oleh seseorang yang merupakan “bos” mereka Saya lebih memilih untuk t

Reincarnation

  If reincarnation truly exists, I’d prefer to be a star in the dark sky in my next life Human being has too many feelings, too much hurts A star could travel around the world since it is in the highest place A star has no tongue so it will never ever say a word that being a pain in another’s heart And the very good news is a star isn’t doing thesis and nobody ask “when will you graduate?” (Just kidding) Well, a star must have some difficulties of being star like paparazzi who like to take its picts or always wanna know everything about its private life (Another joke) Difficulties of being a star in the dark sky like fight for a best position of the best place in the sky maybe (Who knows?) Or the challenge to find the best glue so that star can’t fall down to the earth and being a star fruit I’ll let you guys know about every good and bad side of being a star in the dark sky. Promise! But the problem is how?! Hard question! Could a star tweeting, updating s